The iconic pics of the village

Shirakawa-go adalah sebuah Desa kuno yang berada di Propinsi Gifu, Jepang,  dibangun didalam sebuah lembah yang dikitari dengan pegungungan indah di sekitarnya. Desa ini konon dibangun beberapa ratus tahun yang lalu dan terisolir dari kehidupan luar.

Bangunan rumahnya yang unik terbuat dari kayu dan beratap ilalang yang dibangun dengan kemiringan sampai 50 derajat membuat rumah-rumah didesa kuno ini menjadi sangat cantik dan unik, hingga pada tahun 1995 Unesco menjadikannya sebagai desa warisan budaya yang patut dilindungi.

Untuk mencapai desa ini sekarang sudah tidak sulit. Kota yang paling terdekat dari desa ini adalah desa Takayama.

Saya sangat tidak menyarankan untuk menginap di desa ini karena menginap langsung di desa ini mahal sekali harganyanya. Kalau perginya naik mobil sayapun tidak menyarankan untuk menginap di rest area yang di sediakan untuk orang menginap bermobil karena jika berkunjung diluar musim panas, daerah ini dinginnya menggigit tulang.

Saya sarankan tempat yang terbaik untuk menginap adalah tinggal di Kota Takayama.
Dari stasiun  bus Nohi Takayama akan ada  bus yang berangkat beberapa  dalam sehari ke Shirakawa go.

Di sekitar stasiun Bus Nohi Takayama pun ada banyak hotel, restoran maupun mini market disekitarnya jadi tidak perlu jalan jauh dan sangat nyaman. Saya sempat ke daerah ini karena tidak sengaja ke sebuah resoran Steak Hida terkenal yang kebetulan berada di dekat stasiun letaknya.

Saya sendiri menginap di Takayama, disebuah hostel yang sangat murah dan nyaris tak kupercaya saking murahnya. Cuma 2.300 yen/malam. Sakura Guest House yang ownernya pasih berbahasa Inggris. Kamarnya luas, dan beruntungnya 2 malam menginap disini aku selalu sendirian didalam kamar. Tempat tidurnya enak pula, lumayan besak dan tidak bikin sesak nafas. Selimut dan kasurnya juga sangat empuk dan lebut sehingga aku bisa tidur sangat lelap.

Dihostel ini juga menyediakan coin laundry yang murah banget, sabun dan shampoo beserta hair dyer, air minum dan dapur yang bisa dipakai untuk memasak nasi dan masak-masak. Pokoknya sangat nyaman.

Selain itu aku paling menyukai hostel ini karena sangat dekat dengan desa kuno lainnya  yaitu desa Hida No Sato, saya sangat menyarankan untuk mampir ke desa ini. Ceritanya akan saya posting secara terpisah.

Catatan :
Bus yang berangkat ke Shirakawago dimulai dari jam 7:50 dan bus terakhir yang pulang dari Shirakawa go ke Takayama jam 5 sore.

https://www.nouhibus.co.jp/highwaybus/kanazawa_en/

Sebagai seorang photographer yang ingin memotret suasana  sunrise pagi dan sunset dan blue hour  tentu tidak bisa memotret moment ini jika naik bus.

Saya beruntung bisa naik mobil sendiri sehingga jam 5 pagi saya sudah berangkat dari hostel menuju Shirakawa go dan perjalanan kurang lebih 50 menit. Untuk memotret sore dan suasana malam saya tinggal sampai jam 7 malam di puncak bukit di sudut desa. Perjuangaaannnnn…

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *